Tips Mengetahui Jenis Cacat Produk

  1. Isu pada Warna / Bau / Rasa
  2. Rusak / Patah / Permukaan yang tidak rata
  3. Isu pada Konsistensi / Bentuk atau Ukuran
  4. Cacat pada Bahan (kain) atau Jahitan
  5. Label sobek atau hilang dari kemasan produk
  6. Bocor karena tutup kemasan rusak atau segel yang tidak sempurna
  7. Part produk atau set hilang
  8. Isi tidak penuh atau kosong
  9. Kotor / Terkontaminasi
  10. Malfungsi (tidak dapat digunakan)


1. Isu pada Warna / Bau

Diindikasikan dengan warna, bau, atau rasa produk berubah atau lain jika dibandingkan dengan unit produk lain untuk jenis produk yang sama.

Defects


2. Rusak / Patah / Permukaan Tidak Rata

Diindikasikan dengan produk atau kemasannya (luar atau dalam) rusak, patah, bengkok, tergores. Atau produk memiliki cacat pada permukaannya misalnya bengkok, berlubang, dan sebagainya.

Defects


3. Isu pada Konsistensi / Bentuk / Ukuran 

Diindikasikan dengan produk yang memiliki bentuk/ukuran yang tidak simetris/tidak rata. Contoh: 'kepala' lipstik terlalu pendek ketika dikeluarkan, atau sarung tangan yang ukuran kanan dan kirinya berbeda.

Pengertian konsistensi: produk cair yang terlihat kering, 'berkabut', atau terdapat zat asing yang tercampur seperti endapan atau cairannya seperti terpisah. Contoh lain adalah produk mengeluarkan busa di mana dalam kondisi normal seharusnya tidak. 

Defects


4. Cacat pada Bahan Kain atau Jahitan

Untuk produk yang terbuat dari kain, kulit, dan lain-lain, diindikasikan dengan bahan yang robek, berlubang, jahitan yang tidak rapi, atau benang yang lepas.

Defects


5. Label sobek atau hilang dari kemasan

Label yang ditempel pada kemasan produk hilang, atau label diprint/ditempel dengan tidak rapi. Misalnya label ditempel terbalik, tergores, tidak dapat dibaca, dan lain-lain.

Defects


6. Bocor karena tutup yang rusak atau segel yang tidak sempurna

Terdapat pada produk dengan kemasan botol, tube, kontainer, dll.

Defects


7. Part produk atau set hilang

Beberapa bagian produk atau set hilang (boks, tutup, plastik pembungkus, dan lain-lain).

Defects


8. Isi tidak penuh atau kosong

Diindikasikan dengan produk yang tidak terisi penuh atau kosong. Type klaim ini digunakan bila kontainer tidak terisi penuh tanpa ada indikasi bocor. Berbeda dengan yang isinya tidak penuh disebabkan oleh kemasan yang rusak sehingga isinya bocor keluar. Untuk tipe kedua, pilih tipe klaim "Bocor karena tutup kemasan rusak atau segel yang tidak sempurna".

Defects


9. Kotor / Terkontaminasi

Kotor atau tercemar. Produk yang terkontaminasi dapat diindikasikan adanya jamur, serangga, atau mikroorganisme lain di dalam produk.

Defects


10. Malfungsi (tidak dapat digunakan)

Segala bentuk cacat yang berhubungan dengan fungsi produk, tampilan, atau penggunaan.

Defects