Bisnis Oriflame tidak hanya untuk wanita saja

Bisnis Oriflame Tidak Hanya Untuk Wanita Saja!

Halo! Boleh perkenalkan dirimu? Siapa namamu, apa pekerjaanmu dan sudah berapa lama kamu bergabung bersama Oriflame?

Halo, nama saya Yudistira. Saya bergabung dengan Oriflame di tahun 1994, jadi sudah full time 26 tahun berbisnis dengan Oriflame.

Boleh ceritakan sedikit tentang perjalananmu bersama Oriflame? Apa motivasimu saat pertama kali bergabung dengan Oriflame?

Saya mulai bergabung sejak lulus SMA. Tapi mulai memutuskan untuk serius waktu semester 5 kuliah. Saya memilih jurusan akuntansi dan saat itu melamar jadi asisten dosen. Saya melihat banyak teman-teman asisten saya yang sudah lulus namun kesulitan mendapat pekerjaan. Dan saya pun berpikir, “Wah, saya nggak ingin seperti itu. Saya harus sudah bisa menghasilkan uang sendiri setelah lulus.” 

 

Dan mengapa memilih Oriflame? Apa yang buat Oriflame berbeda? 

Saat itu, saya melihat ada beberapa pilihan untuk menghasilkan uang, namun yang paling sesuai untuk anak kuliah adalah direct selling karena bisa dikerjakan secara part time dan modalnya kecil.

Saya pilih Oriflame karena dari sisi perusahaan, Oriflame sangat kuat dan aman, sudah terbukti ada di lebih dari 60 negara. Lalu, saya membandingkan dari sisi harga produk. Perusahaan direct selling lainnya lebih mahal, sedang Oriflame ramah di kantong. Ketiga, saya melihat bahwa sistem Oriflame adil, siapa yang kerja lebih keras akan dapat lebih banyak. 

Lalu terakhir, dari sisi support. Oriflame sangat murah hati dalam memberi program hadiah dan banyak dukungan lainnya. Tentunya meraih sukses di bisnis yang mendukung kesuksesan kita akan jauh lebih mudah dibanding perusahaan yang “datar-datar” saja, bukan?

Mayoritas member dan TOP 15 Oriflame adalah wanita, apa tipsmu sebagai pria agar relevan berbisnis skincare dan makeup?

Kalau kita lihat jaman dulu, memang Oriflame identik dengan wanita. Konsumennya pun mayoritas wanita. Dulu, belum banyak pria yang peduli dengan perawatan kulit. Saat itu, saya lihat bahwa Oriflame adalah peluang karena secara statistik populasi wanita memang lebih banyak dibanding populasi pria. Jadi dengan potensi jumlah konsumen yang lebih banyak, tentu bisnis saya akan jadi lebih maksimal. 

Saat ini, ada perubahan perilaku di dunia. Banyak pria yang mulai peduli akan perawatan kulit dan tubuh. Dan kalo kita amati, sebenarnya hanya sekitar 25% aja produk Oriflame yang memang benar-benar untuk wanita, sisanya adalah produk kebutuhan sehari-hari yang bisa dipakai oleh semua gender. Sabun, shampoo, body lotion bisa dipakai untuk pria juga, kan?

Secara marketing atau iklan, memang Oriflame banyak menggunakan model wanita supaya lebih menarik, sama seperti iklan sabun atau shampoo merek lain, tapi kenyataannya produk tersebut banyak dipake oleh pria juga, kan?

Menurut saya, kita nggak boleh mengotak-ngotakkan bisnis karena bisnis tidak mengenal gender. Banyak wanita yang buka toko sparepart mobil, banyak pria yang buka toko atau pabrik kosmetik. Pendiri Oriflame juga pria, Top Management Oriflame juga mayoritas pria.

Sebenarnya tantangan terbesar waktu awal jalanin bisnis ini adalah memahami produknya, apalagi waktu itu belum ada sosial media seperti sekarang. Jadi saya hanya bisa belajar dari membaca katalog, buku panduan produk Oriflame dan berbagai training dari perusahaan. Tapi saya tetap belajar karena menurut saya, sebagai pemilik bisnis kita harus memahami produk dari bisnis yang kita jalankan.

Bagaimana dengan yang ingin berjualan produk Wellbeing?

Saat ini, banyak orang yang mulai peduli dengan kesehatan. Terbukti mulai makin banyaknya klub kebugaran yang ada. Jadi saya melihat peluang bisnis Oriflame makin besar karena di Oriflame ada produk kesehatan juga. Terus terang, mengajak orang untuk berlangganan produk Wellbeing itu lebih mudah karena andilnya besar sekali untuk kebugaran tubuh kita. Saya pribadi kalo nggak minum Nutrishake tiap hari, rasanya ada yang kurang. 

Saran saya, bila teman-teman ingin coba jualan produk Wellbeing, cobalah dulu produknya secara rutin untuk tahu manfaatnya. Lalu buat testimoni dan review agar orang tertarik membelinya.

Apa karakter wajib yang harus dimiliki oleh seorang TOP 15?

Pertama, positif. Kedua, harus bisa menyebarkan semangat ke timnya. Dan terakhir, yang paling penting, jadilah orang yang bijaksana. Top 15 merupakan jembatan dari manajemen dan member, jadi kita perlu bisa berpikir dari dua belah pihak, tidak berat sebelah agar tidak merugikan salah satu pihak sehingga bisnisnya bisa langgeng dalam jangka panjang.

Apa perubahan positif paling spesial yang dialami semenjak bergabung dengan Oriflame?

Sudah pasti perubahan finansial. Lalu, karakter! Saya dulu itu ngga pede, introvert, dan ngga punya banyak teman. Sekarang saya belajar bahwa berteman itu menyenangkan, dan saya berkembang jadi pribadi yang lebih percaya diri.

 

Dan apa tantangan tersulit yang didapat bersama Oriflame? Serta cara mengatasinya?

Menurut saya, tantangan di Oriflame itu selalu berubah-ubah, karena perusahaan yang sehat adalah perusahaan yang dinamis. Namun satu yang pasti, tantangan paling berat adalah pengendalian diri, hahaha. Bagaimana tetap bisa positif saat di keadaan di sekitarmu tidak mendukung.

Untuk membantu supaya saya tetap seimbang, biasanya saya refreshing, seperti mendengarkan musik, nonton film, shopping, jalan-jalan dan berdoa. Ingat: Jika kamu bisa menjadi nahkoda atas hidupmu sendiri, saya yakin kamu bisa sukses di Oriflame!

Tema tahun ini adalah Share Your Passion. Ingin tahu deh, bagaimana kamu menerapkan tema ini ke bisnismu?

Saya mengajak member untuk berbagi tentang produk favorit mereka. Lalu, apa saja yang mereka suka, rasakan, termasuk apa yang telah dicapai dari bisnis Oriflame. Lalu kita saling berbagi. Saya percaya bahwa jika hal-hal tersebut dilakukan, maka Passion akan muncul dalam tim kita.

Metode bisnis seperti apa yang kamu gunakan?

Metode yang saya pilih adalah kekeluargaan. Saya berusaha menerapkan pada member untuk tidak pelit dalam berbagi ilmu, saling mengajari, belajar bersama dari satu dengan yang lain. Saya percaya pada hukum tabur tuai, jika kamu banyak berbagi, maka kamu pun akan dapat banyak rejeki. 

Bagaimana kamu menjalani bisnis dari offline ke online? Apa kendalanya?

Menurut saya, dunia online hanyalah alat untuk memudahkan kita untuk menjalankan bisnis, bukanlah suatu hal yang perlu ditakuti. Kalo dulu kita mau presentasi harus ketemuan, sekarang bisa lewat video call, dan lain-lain.

Kuncinya adalah pengendalikan diri dan mau belajar hal baru. Melihat sisi positif dan mencari solusi dari setiap tantangan yang ada.

Boleh share beberapa tips untuk jadi member dan mentor yang sukses?

Sebagai member adalah mendengarkan dan mengikuti saran dari para mentor. Belajar untuk bekerja sama dengan sesama member sebagai satu tim yang solid.

Sedang, sebagai mentor, kita harus mencoba mengerti dan memberikan yang terbaik dari diri kita. Lalu, harus selalu menyebarkan energi positif. Saya punya pepatah ini: If you go up, you go down. If you go down, you go up. Jadi, kalau kita sedang sukses dan bahagia (up), kita harus bagikan ke member lainnya (down). Sebaliknya, saat kita sedang down (loyo), kita harus lari ke mentor (up).

Terakhir nih, kalau diminta untuk deskripsikan Oriflame dengan 3 kata, kata apa saja yang kamu pilih?

Oriflame changes lives!